
Prodi Akuntansi Universitas Janabadra Bahas Redesign Kurikulum Perpajakan Berbasis Industri dan OBE
Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Janabadra terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan melalui penyelarasan kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja serta perkembangan industri perpajakan.
Pada Rabu, 1 Juli 2026, Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Janabadra Yogyakarta bekerja sama dengan Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Sleman menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema "Redesign Kurikulum Perpajakan Berbasis Industry Demand dan Outcome Based Education (OBE)" di Ruang Executive Universitas Janabadra.
Kegiatan ini bertujuan menyusun kurikulum perpajakan yang adaptif terhadap perkembangan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) sekaligus menghasilkan lulusan yang kompeten, profesional, dan siap memasuki dunia kerja.
Kolaborasi Perguruan Tinggi, Industri, dan Organisasi Profesi
FGD diikuti oleh pengurus IKPI Cabang Sleman, Ketua IKPI Cabang Tasikmalaya, dosen dan mahasiswa dari tujuh perguruan tinggi, guru dari sembilan SMK, serta sivitas akademika Program Studi Akuntansi Universitas Janabadra.
Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antara perguruan tinggi, organisasi profesi, sekolah, dan dunia industri sehingga kurikulum yang disusun benar-benar sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Kurikulum Harus Adaptif terhadap Kebutuhan Industri
Acara dibuka oleh Handoko Arwi Hasthoro yang mewakili Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Janabadra. Dalam sambutannya beliau menegaskan bahwa kurikulum harus mampu mengikuti perkembangan industri sehingga lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
"Kurikulum yang adaptif merupakan fondasi utama dalam mencetak lulusan yang profesional, kompeten, dan siap bersaing di era industri modern."
IKPI: Peluang Karier Bidang Pajak Masih Sangat Besar
Ketua IKPI Cabang Sleman, Hersona Bangun, menyampaikan bahwa kebutuhan tenaga profesional di bidang perpajakan terus meningkat. Oleh sebab itu, redesign kurikulum perlu dilakukan mulai dari jenjang SMA/SMK hingga perguruan tinggi agar lulusan mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha.
Tiga Narasumber Berpengalaman
- M. Nurkholis – Wakil Ketua IKPI Cabang Sleman
- Yudi Prihantana – Ketua KADIN Sleman
- Dr. Puspita Ghaniy Agraini – Fakultas Ekonomika dan Bisnis UGM
Ketiga narasumber menyoroti pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, organisasi profesi, dan dunia usaha untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi di bidang akuntansi maupun perpajakan.
Komitmen Program Studi Akuntansi Universitas Janabadra
Melalui Focus Group Discussion ini, Program Studi Akuntansi Universitas Janabadra menegaskan komitmennya untuk terus memperbarui kurikulum agar selaras dengan perkembangan regulasi perpajakan, transformasi digital, serta kebutuhan Dunia Usaha dan Dunia Industri.
Kerja sama antara Program Studi Akuntansi Universitas Janabadra dengan IKPI Cabang Sleman merupakan langkah strategis dalam menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki kompetensi profesional yang dibutuhkan oleh dunia kerja nasional maupun global.

Komentar